Rabu, 23 Juli 2014

Panduan MPASI Foof Combining

Repost dari dokumen FB HHBF ( Homemade Healthy Baby Food )

Panduan MPASI (food combining)

Berikut adalah panduan MPASI food combining dari Bapak Wied Harry Apriadji :
Buah segar sebagai makanan pertama bayi
Buah segar menjadi pilihan pertama makanan pemula pendamping ASI. Berbeda dari nasi dan makanan pokok lainnya, buah segar mengandung karbohidrat yang mudah dicerna yaitu gula buah. Kemudahan gula buah dicerna bayi mendekati ASI karena secara alami dilengkapi enzim pencerna. Oleh karena itu, buah digolongkan dalam predigested food atau semidigested food, yaitu makanan yang sudah separuh tercerna.
Sebaiknya bayi usia dini (6-7 bulan) tidak diberi karbohidrat kompleks dalam bentuk nasi dan bahan makanan pokok lain yang tidak mudah dicerna. Lagipula, nasi dan makanan pokok lainnya tidak dilengkapi enzim pencerna pati sebagaimana buah. Pisang adalah satu-satunya buah kaya pati. Oleh karena itu bayi usia dini tidak diberi pisang dalam jumlah banyak (tidak lebih dari 50 gr setiap kali makan) dan diencerkan.
Pada tahap awal pemberian makanan pendamping ASI, anda bisa mengencerkan pure buah lebih cair dari resep. Tambahan cairan bisa lebih banyak dari jumlah jus buah, kemudian secara bertahap kurangi jumlah cairan hingga sesuai resep. Biasanya,bayi perlu menyesuaikan diri selama 4-5 hari * Namun dalam milis Gizi Bayi Balita, Pak Wied pun menjelaskan bahwa pengamatan 4-5 hari itu pengamatan maksimum untuk pemberian/pengenalan 1 jenis makanan baru, sebenarnya cukup 2-3 hari untuk tiap 1 jenis makanan baru. Selain untuk menghindari bosan, pengamatan ada tidaknya reaksi alergi (ruam kulit, muntah, diare) terhadap bahan makanan tertentu pada umumnya muncul dalam 24 jam * Walaupun demikian, patokan ini tidak mutlak karena keterampilan makan setiap bayi tidak sama. Ada bayi yang bisa langsung menyantap pure buah dengan kepekatan seperti resep.
Buah merupakan sumber vitamin C, salah satu jenis vitamin yang penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh bayi. Betakaroten (provitamin A) juga banyak tersimpan dalam buah, terutama buah berwarna merah atau jingga seperti semangka merah, jambu biji merah, dan pepaya. Vitamin C dan betakaroten termasuk antioksidan kuat yang mempercepat pemulihan gangguan kesehatan pada bayi. Avokad berlimpah asam lemak omega 3, salah satu jenis lemak sehat yang baik untuk perkembangan otak bayi dan kecerdasannya. Buah yang aman dikonsumsi bayi sebagai pendamping ASI sbb :
  • Jeruk : Jeruk baby, Jeruk orange, jeruk keprok manis
  • Jambu biji: Sebaiknya pilih jambu biji merah karena lebih kaya betakaroten
  • Pepaya
  • Avokad
  • Melon: Melon hijau, melon jingga
  • Semangka : Semangka merah, semangka kuning
  • Apel manis contohnya apel merah Red Delicious
  • Pir Manis contohnya pir Yangli
  • Pisang: Pisang ambon
  • Mangga Manis: Mangga madu,mangga arumanis,mangga manalagi
Gula dan garam
Hindari menambahkan gula ke dalam jus atau pure buah. Biarkan bayi mengenali keragaman cita rasa manis asli buah. Gula mematikan cita rasa dasar buah sehingga bayi tidak memiliki kekayaan perbendaharaan citarasa makanan. Tidak menambahkan gula juga penting untuk melatih kepekaan saraf perasa bayi agar kelak tidak menjadi ketagihan gula dan makanan manis. Selain tidak berguna (karena rasa jus/pure buah sudah manis), gula hanya akan membebani kerja pankreas dan hati (liver) bayi anda.
Nasi & Sayuran, sumber karbohidrat kompleks
Setelah buah-buahan segar, secara bertahap pencernaan bayi diperkenalkan dengan bahan makanan lain, yaitu pati (nasi,kentang,dan makanan pokok lainnya) serta serat (beragam sayur-sayuran). Jika buah mengandung karbohidrat sederhana yang mudah dicerna,beras dan makanan pokok lainnya mengandung karbohidrat kompleks yang proses pencernaaannya lebih rumit. Sayuran juga mengandung serat, salah satu jenis karbohidrat yang tidak tercerna.
Pada tahap awal pengenalan nasi dan sayuran, sebaiknya tidak ditambah protein hewani. Sama seperti makanan pokok, proses pencernaan sumber protein hewani terutama daging sapi dan daging ayam cukup rumit. Oleh karena itu, biarlah bayi mengenai citarasa makanan secara bertahap. Selain itu, agar organ pencernaannya tidak bekerja berat mencerna pati dan protein hewani sekaligus.
Jika pada tahap ini Anda menginginkan tambahan protein dalam makanan bayi, Anda bisa menambahkan sumber protein mudah cerna, yaitu tempe yang dihaluskan. Protein tempe telah diuraikan oleh kapang (jamur) tempe menjadi asam amino sederhana yang lebih mudah dicerna dan diserap tubuh bayi. Kelebihan lain tempe mengandung zat antidiare.
Selain menjadi sumber serat, sayuran merupakan pemasok beragam mineral dan vitamin. Sayuran berlimpah zat besi, kalsium dan betakaroten yang merupakan zat-zat gizi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Manfaat utama serat adalah membantu membuang kotoran kaya zat-zat sampah yang bisa membahayakan kesehatan. Asupan sayuran juga menyumbang kecukupan serat yang penting untuk pertumbuhan bakteri-bakteri baik dalam usus bayi. Walaupun serat sayuran penting untuk bayi, sebaiknya sayuran dipilih yang tidak mengandung serat berlebihan.
Lazimnya, nasi dan makanan pokok lain serta sayuran diberikan pada bayi setelah berusia 7 bulan. Berikut ini makanan pokok yang dapat diberikan pada bayi :
Makanan sumber pati
  • Nasi: beras merah,beras putih (utk beras merah harus direndam 4jam sebelum dimasak)
  • Kentang
  • Ubi jalar: Ubi jalar merah, ubi jalar ungu
  • Singkong: Singkong mentega/kuning
  • Jagung segar: Jagung manis, jagung biasa
  • Makaroni: Makaroni elbow / bengkok mini
  • Mi kering: Pilih kualitas bagus tanpa pewarna (sebaiknya dari produsen terpercaya)
  • Havermut : quick cooking oats
  • Roti :Sebaiknya pilih roti wholewheat (roti gandum)
  • Labu kuning : Labu kuning biasa, labu kuning jepang (kabocha)
Sayuran yang aman diberikan pada bayi
  • Bayam (merah ataupun hijau)
  • Kangkung: Kangkung akar/kangkung cabut muda
  • Wortel
  • Tomat : Tomat merah
  • Brokoli
  • Kembang kol
  • Buncis: Buncis muda atau buncis baby
  • Kacang polong segar/beku
Makanan hewani & polong-polongan, sumber protein
Bahan makanan sumber protein baik yang hewani maupun nabati diperkenalkan paling akhir (setelah bayi benar-benar terampil makan). Biasanya, makanan ini diberikan setelah bayi berusia 8 bulan. Awalnya berupa bubur saring. Selanjutnya, bayi diberi nasi tim setelah berusia 9 bulan dan sudah tumbuh gigi. Jika setelah 9 bulan bayi Anda belum tumbuh gigi, lanjutkan pemberian bubur saringnya.
Menginjak usia 8 bulan, organ pencernaan bayi sudah bisa dilatih mencerna makanan yang proses pencernaannya rumit, seperti protein hewani. Dalam kelompok sumber protein hewani hanya yoghurt khusus bayi, yoghurt tawar (plain yoghurt) —- dalam milis mpasirumahan direkomendasikan merk Yummy—- , keju alami (natural cheese) dan tempe yang mudah cerna karena kandungan proteinnya sudah dicerna oleh bakteri dan kapang (jamur).
Berikut ini sumber protein yg aman utk bayi
  • Telur : Terutama kuning telur
  • Hati : Hati ayam, hati sapi
  • Daging ikan : Ikan kakap, ikan salmon, ikan gindara,
  • Ikan marlin, ikan tenggiri
  • Daging ayam: Pilih bagian dada, buang kulit dan lemaknya
  • Daging sapi : Pilih yang tidak berlemak dan empuk, yaitu bagian has dalam (sirloin) dan has luar (tenderloin)
  • Keju:Pilih keju alami (natural Cheese) yang muda. Kalau susah mencari keju muda, pilih keju yang rendah kadar garamnya, mis merk Prochiz atau Diamond. Itupun tidak diberikan sering, hanya sesekali dalam jumlah sangat sedikit.
  • Kacang merah: kacang merah segar, kacang merah kering
  • Kacang hijau : Kacang hijau berkulit, kacang hijau kupas (sebaiknya direndam hingga mengembang 4-6 jam)
  • Kacang tolo
  • Tempe : Pilih tempe segar, hindari yang sudah berbau amoniak (diparut pelan2 menggunakan parutan kelapa, diserut hati-hati sambil ditekan menggunakan serutan keju atau dicincang halus, dimasak hingga empuk)
  • Tahu: Pilih tahu putih tanpa pewarna, tanpa bahan pengenyal dan masih baru (bayi sangat sensitif terhadap kerusakan tahu yang mengakibatkan diare)
Jadwal pemberian makanan pendamping ASI
Umur bayi vs Jenis makanan vs Frekuensi pemberian pendamping ASI
  • 6-7 bln ASI Sesuka bayi, Pure buah 1-2 kali (dikonsumsi ketika perut kosong agar penyerapan nutrisi optimal, yaitu setelah bangun tidur)
  • 7-8 bln ASI Sesuka bayi , Pure buah 1 kali, Bubur lembut 1-2 kali
  • 8-9 bln ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Bubur lembut 1 kali, Bubur saring 2 kali
  • 9-10 bln ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Bubur Saring 1 kali, Makanan Tim 2 kali
  • 10-12 bln ASI Sesuka bayi, Pure buah 1 kali, Makanan tim 3 kali, Makanan selingan 1-2 kali

MPASI Who vs FC

assalamu'aikum wr . wb
teman-teman gimana puasanya masih lancarkan, mudah-mudahan tetap lancar ya....ga terasa puasanya tinggal beberapa hari lagi sudah menuju hari kemenangan (lebaran).
kali ini saya akan cerita tentang Mpasi perdananya zhalfan, yups karena tanggal 26 juli ini baby zhalfan tepat berusia 180 hari dimana menurut WHO bayi sudah bisa diberikan makanan pendamping selain asi.pokoknya antusia banget deh ayah sama ibu nunggu Mpasi perdananya zhalfan secara sekarang zhalfan kalau lihat ibu,ayah,kk dafi makan pasti liatin terus dan mulutnya mulai menjulur-julurkan lidah sabar ya sayang tinggal 3 hari lagi ko ^_^
untuk menyambut Mpasi perdananya zhalfan, bubu sudah mempersiapkan beberapa perlengkapan perang Mpasinya bisa lihat disini.dan mulai menggumpulkan info-info yang mendukung mpasi untuk baby dari mulai beli buku Mpasi perdana cihuyy,buku-buku resep bayi, gabung di beberapa komunitas seperti mamaku koki handal,mpasi rumahan,the urban mama,asosiasi ibu menyusui indonesia (AIMI) Homemade Healthy Baby Food (HHBF) dan grup sharing asi-mpasi seru deh nambah ilmu baru ....
oh ya ternyata dalam pemberian Mpasi itu ada beberapa metode yang digunakan (hihihikkk malu euyy baru tau padahal ini anak ke 2 ,waktu kk dafi ibunya masih lugu belum gaul sama emak-emak kece sih)....ada metode menurut WHO dan FC (food combining) ada juga BLW (baby Led Weaning) loh cuma yang akan bubu bahas disini yang menurut who dan Fc aja yaaa....
nah dari beberapa metode yang ada akhirnya bubu memilih menggunakan metode who, kenapa bubu lebih pilih metode who karena pengalaman kk dafi agak bermasalah dengan berat badan,walaupun metode who sendiri bukan untuk menaikan berat badan.
yuk simak baik-baik penjelasannya,cekidot...... 
Berikut adalah panduan pemberian MPASI menurut WHO ( repost dokumen FB HHBF) )
Panduan Umum WHO tentang MPASI
Poin-poin penting Infant and Young Child Feeding dari WHO terbagi atas 7 aspek: Age, Frequency, Amount, Texture, Variety, Active/Responsive dan Hygiene. Mari kita bahas bersama-sama setiap aspeknya berikut ini.
1. AGE atau USIA: MPASI diberikan pada saat yg tepat, yaitu usia 6 bulan. Jika MPASI diberikan sebelum usia 6 bulan resikonya antara lain adalah sebagai berikut:
Pemberian makan setelah bayi berumur 6 bulan memberikan perlindungan besar dari berbagai penyakit. Hal ini disebabkan sistem imun bayi kurang dari 6 bulan belum sempurna. Pemberian MPASI dini sama saja dengan membuka pintu gerbang masuknya berbagai jenis kuman, apalagi jika tidak disajikan higienis. Hasil riset terakhir di Indonesia menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan MPASI sebelum ia berumur 6 bulan, lebih banyak terserang diare, sembelit, batuk-pilek, dan panas dibandingkan bayi yang hanya mendapatkan ASI Eksklusif.
Menyulitkan ibu mempertahankan produksi ASI karena bayi yang sudah mendapatkan MPASI biasanya akan berkurang kebutuhan menyusunya
Saat bayi berumur 6 bulan keatas, sistem pencernaannya sudah relatif sempurna dan siap menerima MPASI. Beberapa enzim pemecah protein seperti asam lambung, pepsin, lipase, enzim amilase, dsb baru akan diproduksi sempurna pada saat ia berumur 6 bulan.
Mengurangi resiko terkena alergi akibat pada makanan. Saat bayi berumur kurang dari 6 bulan, sel-sel di sekitar usus belum siap untuk kandungan dari makanan. Sehingga makanan yg masuk dapat menyebabkan reaksi imun dan terjadi alergi.
Pemberian ASI Eksklusif selama 6 bulan akan mencegah potensi obesitas pada anak
Menunda pemberian MPASI hingga 6 bulan melindungi bayi dari obesitas di kemudian hari. Proses pemecahan sari-sari makanan yg belum sempurna. Pada beberapa kasus yg ekstrim ada juga yg perlu tindakan bedah akibat pemberian MPASi terlalu dini. Dan banyak sekali alasan lainnya mengapa MPASI baru boleh diperkenalkan pada anak setelah ia berumur 6 bulan
 Kalau MPASI diberikan terlambat resikonya: bayi tidak mendapat cukup nutrisi untuk pertumbuhan, tumbuh kembang lebih lambat lambat, malnutrisi dan defisiensi gizi seperti zat besi.
2. FREQUENCY atau FREKUENSI: Perhatikan frekuensi pemberian MPASI. Di awal mulai makan (umur 6 bulan),1-2 kali makan /hari. Lalu ditambah jadi 2-3 kali makan plus 1-2 kali makanan ringan. Sejak umur 9 bulan berikan 3 kali makan dan 2 kali selingan makanan ringan. Umur 1 tahun ke atas, berikan 3-4 kali makan dan 2 kali selingan.
3. AMOUNT atau JUMLAH: Jumlah makanan tentu harus diperhatikan. Saat baru mulai makan, mulai dgn sesuai selera bayi, lalu tingkatkan secara bertahap.Umur 6 bulan mulai dengan 2-3 sendok makan setiap kali makan. Perhatikan petunjuk yang diberikan bayi Anda untuk tahu kapan harus menurunkan atau meningkatkan porsi. Tingkatkan secara bertahap sampai setengah mangkok ukuran 250 ml utk usia 6-9 bulan. Setelah umur 1 tahun, porsi rata-rata 1 mangkok ukuran 250 ml.
4. TEXTURE atau TEKSTUR: Tekstur makanan sangat penting. Anak yang sedang dalam tahap MPASI berarti sedang belajar makan, maka kenaikan tekstur harus dilakukan bertahap hingga mampu makan makanan keluarga. Tahapan tekstur ini jangan terlalu cepat dan jangan terlalu lambat pula.. Waktu mulai makan umur 6 bulan, berikan bubur kental atau puree. Jangan terlalu encer atau terlalu kental. Patokannya jika diletakkan di sendok, sendoknya dimiringkan, puree atau bubur itu tidak langsung tumpah. Setelah mulai makan beberapa minggu, sampai umur 9 bulan berikan bubur yang lebih kental atau bubur saring. Mulai umur 9 bulan sudah bisa diberikan makanan cincang halus, yang penting tidak keras, dan mudah dijumput anak. Umur 1 tahun, anak sudah bisa makan makanan keluarga. Cincang jika perlu bagian-bagian yang sulit dikunyah seperti daging sapi.
5. VARIETY atau KERAGAMAN. Keberagaman makanan adalah kunci gizi seimbang. Karena tidak ada satu pun bahan makanan yang mengandung semua gizi. MPASI boleh dimulai dgn bubur serealia atau puree buah, terserah mana yang ibu pilih. Yang penting, secepatnya kenalkan bahan makanan yg bervariasi. Ingat bahwa kebutuhan energi dan zat gizi lainnya meningkat terus, sedangkan cadangan zat besi menurun drastis di usia 6 bulan. Jadi, sejak umur 6 bulan mulai kenalkan semua variasi makanan: pangan pokok (serealia, ubi-ubian), buah dan sayuran, kacang-kacangan, dan sumber hewani. Jadi, variasi sama di semua umur alias sevariatif mungkin, yang berubah cuma tekstur, jumlah, dan frekuensi yang meningkat.
 6.ACTIVE/RESPONSIVE atau AKTIF/RESPONSIF: Pemberian makan secara aktif dan responsif terhadap bayi/anak. Tidak ada lagi acara menghidupkan TV atau jalan keliling kompleks agar anak mau makan. Respon anak dengan senyum, jaga eye contact, jangan lupa berikan kata-kata positif yg menyemangati. Suapi pelan-pelan, sabar, ceria, penuh humor. Bisa juga dengan memberi makanan yang bisa dia pegang (seukuran jari, lunak) jadi dia akan ikut makan sendiri. Jangan ada distraction, agar iar anak tetap tertarik sama makanannya. Boleh dipangku kalau dia merasa lebih nyaman, tapi jangan digendong jalan-jalan.
7. HYGIENE atau HIGIENIS. Pastikan makanan bebas patogen. Jangan lupa cuci tangan ibu dan bayi sebelum makan (untuk ibu juga harus mencuci tangan sebelum mempersiapkan makanan), pilih makanan yang segar, simpan dan masak dengan baik. Pastikan juga MPASI bebas toksin/racun, tidak ada bahan kimia berbahaya, tidak ada bagian tulang keras yang bisa membuat bayi tersedak dan tidak diberikan dalam keadaan terlalu panas.

 Sedangkan mengenai pemberian MPASI Food Combining bisa di baca disini

Rabu, 16 Juli 2014

Puding santan gula merah

ayooo ...ayooo buat yang manis buat buka puasa
sayapun ga mau ketinggalan dong untuk buka puasa hari ini saya buat Puding Santan Gula Merah nah resepnya seperti biasa saya ambil dari blognya mba Diah Didi bisa liat disini ya dan juga puding ini untuk setoran event giveaway Diah didi Kitchen.
selamat mencoba yaaa...

Selasa, 08 Juli 2014

Menu Ta'jil Berbukalah dengan yang manis

ini nih beberapa menu ta'jil di rumah yang selama ini di buat yang sempat di foto sih kadang riwehhhh sama si kecil jadi hanya beberapa, buat yang gampang & simple aja.
selamat menikmati...Berbukalah dengan yang manis.
es kopyor
puding santan gula merah

kolak pisang

jus pepaya
es melon selasih nata de coco

bubur sekoteng nangka

Bubur Sumsum ( Ncc Week menu ramadhan & lebaran)

Assalamu'alaikum ibu host trio kupat
Ikutan setor ah ncc week menu Ramadhan kali ini walaupun di akhir penghujung waktu. bubur sumsum ini menu buka puasa favorit keluarga kecil ku,setiap buat bubur sumsum ini pasti ludes deh disantap sebagai menu tajil.makanya setiap bulan ramadhan bubur sumsum ini ga pernah absen selalu hadir terus, ya donk rasanya yang lembut, manis,gurih disantap setelah kita berpuasa wahhh mantaapppp deh...
untuk resepnya saya ambil dari blognya mba Diah didi...
 
Bubur Sumsum
Bahan :
100 gram tepung beras
1/2sdt garam
650 ml santan
2 lembar daun pandan
Saus :
200 gram gula merah,sisir
200ml air
1 lembar daun pandan,potong-potong
sedikit garam
Cara Membuat :
campur tepung beras dengan sebagian santan dan garam,aduk rata.
masak sisa santan dan pandan hingga mendidih.
tuang larutan tepung beras, aduk hingga kental dan mendidih,masak terus dan aduk agak lama dengan api kecil agar tidak bau tepung mentah.angkat
saus: masak semua bahan hingga mendidih dan gula larut.angkat,saring.
sajikan bubur dengan  sausnya
  Selamat Menikmati

5 bulan usiaku (baby Zhalfan)


waduh-waduh ceritanya telat lagi nih,maklum yang punya blog lagi sibuk nih (ceileh so sibuk xixixi),walau telat gpp yah tepat tgl 28 juni kemarin usia zhalfan 5 bulan  ga kerasa udah gede lagi nih anak ibu waktu umur 5 bulan kemarin berat badannya sudah 6,6 kg klo sekarang belum tau nih berapa berat badannya belum ditimbanglagi mudah-mudahan beratnya nambah lagi.
di usia 5 bln ini zhalfan udah bisa tengkurap sendiri tanpa bantuan ayah sama ibu lagi,sekarang udah guling-guling sendiri di kasur tau-tau udah tengkurap deh. pokoknya tiap hari atraksi tengkurap deh hehehe...
tidurnyapun sekarang udah ada variasi nih he...sekarang tidurnya ga terlentang terus sekarang tidurnya sudah miring sambil peluk guling (bosen kali ta terlentang terus ^_^) klo bangun sudang tengkurap sendiri lucu dech...tambah sholeh ya dek,tambah pinter , smoga adek zhalfan jadi anak yang berguna bagi nusa,bangsa dan agama.
ini nih foto keceriaan zhalfan di usia 5 bulan....

tuh kan lucu (kata ibunya looo)
udah mandi langsung berjemur depan rumah
foto bareng ibu di kereta,pertama naek kereta zhalfan cuma benggong aja nih

foto bareng kk dafi nih tengkurep bareng

lagai seneng2nya tengkurap

ini lagi senyum,,,,klo di ajak ngomong pasti senyum duluan,gemeeeessss banget sih dek
nah klo bobo sekarang peluk guling